Dito...
Yudhanto...
Seorang tokoh dalam novel buatanku.
Seorang laki-laki tangguh yang menjadi lemah...
Seorang pemuda cerdas yang jadi bodoh.
Terus bersedu sedan, sampai hinggap kesadaran.
Cinta itu bukan miliknya.
Maka dengan berteman sendirinya, dia tuliskan sebait kata buat sang kekasih.
Kekasih yang cinta, hati, jiwa dan raganya bukanlah milik seorang Dito...
Adakalanya cinta tidak perlu diungkapkan.. ia cukup dirasakan saja.. Karna makna cinta adalah lebih dari sekedar kata.. ia manifestasi dr kata, yakin dan kasih..
[]
Friday, February 29, 2008
La Haula wa La Quwwata illa Billah
Saat hati merasa berat...
Saat langkah terasa kaku...
Lidah terasa kelu...
Impian hanya cita,
Dan kata melayang begitu saja.
Saat rencana seperti tak mungkin terpenuhi...
Saat hati mulai tak sanggup berharap.
Kala asa malu untuk tetap ada.
Maka hanya Dia yang bisa.
Tenangkan rasa dalam jiwa.
Hanya Dia.
Maka kembalilah...
Berlarilah menuju Nya.
Tumpahkan semua kecewa.
Sampaikan semua resah...
Dan biarkan semua terbang...menari...
Dan tersenyumlah,
Karena matahari masih bersinar.
Semua masih bisa terjalani.
Maka jalani saja...
[]
Saat langkah terasa kaku...
Lidah terasa kelu...
Impian hanya cita,
Dan kata melayang begitu saja.
Saat rencana seperti tak mungkin terpenuhi...
Saat hati mulai tak sanggup berharap.
Kala asa malu untuk tetap ada.
Maka hanya Dia yang bisa.
Tenangkan rasa dalam jiwa.
Hanya Dia.
Maka kembalilah...
Berlarilah menuju Nya.
Tumpahkan semua kecewa.
Sampaikan semua resah...
Dan biarkan semua terbang...menari...
Dan tersenyumlah,
Karena matahari masih bersinar.
Semua masih bisa terjalani.
Maka jalani saja...
[]
Label:
Kata-Kata Tak Biasa
Friday, February 22, 2008
Leot Baru...Leot Baru...
Wuiii....
Cerah ceria ya???
Aku lagi suka yang cerah...
Meninggalkan sejenak warna2 tua yang menyimpan misteri. Qiqiqiqiqiqiqik...
Lagi pengen hepi-hepi ni...
Terinspirasi sama temen2 blogger yang lain...sepertinya leot bisa menambah/mempengaruhi gairah menulis dan membaca ya...
^_______^
[]
Cerah ceria ya???
Aku lagi suka yang cerah...
Meninggalkan sejenak warna2 tua yang menyimpan misteri. Qiqiqiqiqiqiqik...
Lagi pengen hepi-hepi ni...
Terinspirasi sama temen2 blogger yang lain...sepertinya leot bisa menambah/mempengaruhi gairah menulis dan membaca ya...
^_______^
[]
Monday, February 18, 2008
Happiness Equation
"Yang terbaik dalam hidup kita adalah memperjuangkan keyakinan kita akan sesuatu...karna kebahagiaan itu dalam diri ini" [Dito Yudhanto]
Temans...
Ternyata memang benar adanya hubungan yang berbanding lurus antara keinginan dengan kebahagiaan.
> Bahagia = c + {keinginan*x} + y ....... [eq. 1]
Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi kebahagiaan kita. Sadar atau tidak, salah satu penyebab terbesar kebahagiaan kita adalah berhubungan dengan keinginan. Saat kita mampu dan berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan, pastinya akan merasa bahagia. Begitu pun sebaliknya, jika kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita mau, apa yang kita harap, apa yang kita inginkan, maka tidak mungkin kita bahagia, pastinya akan ada kecewa, penyesalan dan mungkin sedikit putus asa.
Temans...
Ternyata memang benar adanya hubungan yang berbanding lurus antara keinginan dengan kebahagiaan.
> Bahagia = c + {keinginan*x} + y ....... [eq. 1]
Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi kebahagiaan kita. Sadar atau tidak, salah satu penyebab terbesar kebahagiaan kita adalah berhubungan dengan keinginan. Saat kita mampu dan berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan, pastinya akan merasa bahagia. Begitu pun sebaliknya, jika kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita mau, apa yang kita harap, apa yang kita inginkan, maka tidak mungkin kita bahagia, pastinya akan ada kecewa, penyesalan dan mungkin sedikit putus asa.
Dari persamaan 1 di atas, dapat kita lihat bahwa selain keinginan, ada juga 'x'. 'x' di sini adalah sebuah bilangan yangmenunjukkan tingkat kemampuan kita, regarding to keinginan yang kita maksud. Semakin besar kemampuan yang kita punya, maka akan semakin besar pula peluang kita mendapatkan apa yang kita mau. Bukan semata kemampuan ya teman, tapi kemampuan yang berhubungan dengan keinginan kita tersebut. Faktor selanjutnya...yaitu 'c'...atau biasa kita sebut konstanta. Ini adalah bilangan yang paling sulit kita tentukan sendiri, tapi sangat berarti kala kita sudah tau dengan pasti apa yang kita mau dan kita juga sudah punya kemampuan untuk mendapatkannya. Konstanta ini adalah nasib... Kenapa tadi aku bilang in adalah faktor yang paling sulit kita tentukan sendiri? Jelas aja dong... Secara kita nggak tau masa depan...kita nggak tau apa pilihan Allah atas pemenuhan keinginan kita itu. The last but not least yaitu 'y' bilangan yang menunjukan kadar keyakinan kita terhadap keinginan kita, kemampuan untuk mendapatkan dan meraih apa yang kita inginkan. Jika kita sudah memiliki keyakinan terhadap keinginan kita, maka kemungkinan kita mampu mendapatkannya akan bertambah. Percaya nggak percaya...di saat di hati ini ada perasaan yakin akan sesuatu, kita pasti akan menjalani atau memperjuangkan dengan langkah yang lebih optimis. Aura optimis itulah yang akan membangkitkan semangat...menerobos halangan dan rintangan apapun.
So...lengkap sudah persamaan kebahagiaan kita definisikan...
Tapi teman...bahagia itu adalah pilihan!
Jika kita menyadarinya, maka no matter happen dengan pemenuhan keinginan kita, kita akan selalu bisa bersyukur.
Maka kemungkinan akan ada lagi persamaan lain, begini...
> IF ('c' = '0', 1/2* Bahagia, FALSE) ....... [eq. 2]
Dengan definisi, jika kita sudah paham apa keinginan kita, kita sudah punya amunisi dan kemampuan untuk itu, namun jalan hidup, takdir dan nasib berkata lain, maka kita masih bisa mendapatkan kebahagiaan, walau hanya setengahnya. Karena kita tau, kita sudah cukup berusaha dan kita sudah cukup realistis dengan keadaan dan kemampuan untuk menentukan keinginan kita. Bahagia, dalam hal ini, ada untuk memenuhi rasa puas karena kita berani berkeinginan.
Untuk skenario lain, saat kita punya sebuah keinginan dan tau kemampuan kita betul-betul zero untuk berjuang mendapatkan keinginan kita itu, maka persamaan akan menjadi.
> IF ('x'='0', 1/4 * Bahagia, FALSE) ....... [eq. 3]
Iya kan? Dengan mengetahui apa yang kita inginkan, dan menyadari kita nggak punya senjata dan nggak punya kemampuan untuk memperjuangkannya, kita masih tetap saja bisa bahagia. Koq bisaaa? Ya iya dong... Berbahagialah atas kesadaran akan kekuranganmu. Berlega hatilah bahwa kamu sudah tau dimana cacatmu. Karena itu adalah sebuah petunjuk. Dengan begitu kita tau, perjuangan harus dimulai dari mana. Karena sesungguhnya kesadaran kita atas kekurangan adalah amunisi. Senjata...as long as you try to work it out. Dan lagi, masih ada...ingat teman...kita masih punya konstanta! kita masih punya satu lagi faktor lain yang ada dalam persamaan kebagiaan. Nasib...Takdir...Jalan hidup... Bukan tak mungkin akan ada keajaiban... Bukan tak mungkin ada dorongan besar...kesempatan...Bukan tak mungkin, teman...
Bagitulah cerita, akan banyak persamaan menuju kebahagiaan... Berdasarkan kemampuan, berdasarkan amunisi, berdasarkan jalan hidup... tapi ada satu yang tetap terus harus selalu ada. Keyakinan. Yup...Keyakinan bahwa dengan kadar berapapun, bahagia pasti akan ada di depan sana.
[]
Label:
Cucuran Hati (CurHat-red)
Sunday, February 17, 2008
Nggak Terasa...2 bulan berlalu...
Dah 2 bulan nggak nulis euy...
Kangen banget rasanya...
Banyak yang terjadi, tapi knapa nggak sempet nulis ya?
InsyaAllah besok nulis deh...
Sore ini mau pulang dulu. Mau belanja, masak brownies, dll...dll...
Hari ini mendung...mellow aja suasananya dari pagi.
Mungkin mau hujan? atau mungkin juga sinar mentari tertutup kabut asap.
Btw eniwe baswe...sudah sejak 3 hari kemarin kabut asap mulai terjadi di Duri.
Sampe2 hari kamis bendera air quality di camp warnanya jadi kuning, tandanya udara sudah mulai nggak sehat dan dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan...tapi herannya...masih aja ada yang ke kantor naik sepeda...ada aja yang masih main tennis di lapangan outdoor.
nah...mohon doanya biar cepet2 turun hujan. Biar udaranya bagus lagi...biar yang mbakarin pohon2 itu pada mengurungkan niatnya membakar lagi...
[]
Kangen banget rasanya...
Banyak yang terjadi, tapi knapa nggak sempet nulis ya?
InsyaAllah besok nulis deh...
Sore ini mau pulang dulu. Mau belanja, masak brownies, dll...dll...
Hari ini mendung...mellow aja suasananya dari pagi.
Mungkin mau hujan? atau mungkin juga sinar mentari tertutup kabut asap.
Btw eniwe baswe...sudah sejak 3 hari kemarin kabut asap mulai terjadi di Duri.
Sampe2 hari kamis bendera air quality di camp warnanya jadi kuning, tandanya udara sudah mulai nggak sehat dan dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan...tapi herannya...masih aja ada yang ke kantor naik sepeda...ada aja yang masih main tennis di lapangan outdoor.
nah...mohon doanya biar cepet2 turun hujan. Biar udaranya bagus lagi...biar yang mbakarin pohon2 itu pada mengurungkan niatnya membakar lagi...
[]
Subscribe to:
Posts (Atom)



