Monday, February 18, 2008

Happiness Equation

"Yang terbaik dalam hidup kita adalah memperjuangkan keyakinan kita akan sesuatu...karna kebahagiaan itu dalam diri ini" [Dito Yudhanto]
Temans...
Ternyata memang benar adanya hubungan yang berbanding lurus antara keinginan dengan kebahagiaan.
> Bahagia = c + {keinginan*x} + y ....... [eq. 1]

Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi kebahagiaan kita. Sadar atau tidak, salah satu penyebab terbesar kebahagiaan kita adalah berhubungan dengan keinginan. Saat kita mampu dan berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan, pastinya akan merasa bahagia. Begitu pun sebaliknya, jika kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita mau, apa yang kita harap, apa yang kita inginkan, maka tidak mungkin kita bahagia, pastinya akan ada kecewa, penyesalan dan mungkin sedikit putus asa.
Dari persamaan 1 di atas, dapat kita lihat bahwa selain keinginan, ada juga 'x'. 'x' di sini adalah sebuah bilangan yangmenunjukkan tingkat kemampuan kita, regarding to keinginan yang kita maksud. Semakin besar kemampuan yang kita punya, maka akan semakin besar pula peluang kita mendapatkan apa yang kita mau. Bukan semata kemampuan ya teman, tapi kemampuan yang berhubungan dengan keinginan kita tersebut. Faktor selanjutnya...yaitu 'c'...atau biasa kita sebut konstanta. Ini adalah bilangan yang paling sulit kita tentukan sendiri, tapi sangat berarti kala kita sudah tau dengan pasti apa yang kita mau dan kita juga sudah punya kemampuan untuk mendapatkannya. Konstanta ini adalah nasib... Kenapa tadi aku bilang in adalah faktor yang paling sulit kita tentukan sendiri? Jelas aja dong... Secara kita nggak tau masa depan...kita nggak tau apa pilihan Allah atas pemenuhan keinginan kita itu. The last but not least yaitu 'y' bilangan yang menunjukan kadar keyakinan kita terhadap keinginan kita, kemampuan untuk mendapatkan dan meraih apa yang kita inginkan. Jika kita sudah memiliki keyakinan terhadap keinginan kita, maka kemungkinan kita mampu mendapatkannya akan bertambah. Percaya nggak percaya...di saat di hati ini ada perasaan yakin akan sesuatu, kita pasti akan menjalani atau memperjuangkan dengan langkah yang lebih optimis. Aura optimis itulah yang akan membangkitkan semangat...menerobos halangan dan rintangan apapun.
So...lengkap sudah persamaan kebahagiaan kita definisikan...
Tapi teman...bahagia itu adalah pilihan!
Jika kita menyadarinya, maka no matter happen dengan pemenuhan keinginan kita, kita akan selalu bisa bersyukur.
Maka kemungkinan akan ada lagi persamaan lain, begini...
> IF ('c' = '0', 1/2* Bahagia, FALSE) ....... [eq. 2]
Dengan definisi, jika kita sudah paham apa keinginan kita, kita sudah punya amunisi dan kemampuan untuk itu, namun jalan hidup, takdir dan nasib berkata lain, maka kita masih bisa mendapatkan kebahagiaan, walau hanya setengahnya. Karena kita tau, kita sudah cukup berusaha dan kita sudah cukup realistis dengan keadaan dan kemampuan untuk menentukan keinginan kita. Bahagia, dalam hal ini, ada untuk memenuhi rasa puas karena kita berani berkeinginan.
Untuk skenario lain, saat kita punya sebuah keinginan dan tau kemampuan kita betul-betul zero untuk berjuang mendapatkan keinginan kita itu, maka persamaan akan menjadi.
> IF ('x'='0', 1/4 * Bahagia, FALSE) ....... [eq. 3]
Iya kan? Dengan mengetahui apa yang kita inginkan, dan menyadari kita nggak punya senjata dan nggak punya kemampuan untuk memperjuangkannya, kita masih tetap saja bisa bahagia. Koq bisaaa? Ya iya dong... Berbahagialah atas kesadaran akan kekuranganmu. Berlega hatilah bahwa kamu sudah tau dimana cacatmu. Karena itu adalah sebuah petunjuk. Dengan begitu kita tau, perjuangan harus dimulai dari mana. Karena sesungguhnya kesadaran kita atas kekurangan adalah amunisi. Senjata...as long as you try to work it out. Dan lagi, masih ada...ingat teman...kita masih punya konstanta! kita masih punya satu lagi faktor lain yang ada dalam persamaan kebagiaan. Nasib...Takdir...Jalan hidup... Bukan tak mungkin akan ada keajaiban... Bukan tak mungkin ada dorongan besar...kesempatan...Bukan tak mungkin, teman...
Bagitulah cerita, akan banyak persamaan menuju kebahagiaan... Berdasarkan kemampuan, berdasarkan amunisi, berdasarkan jalan hidup... tapi ada satu yang tetap terus harus selalu ada. Keyakinan. Yup...Keyakinan bahwa dengan kadar berapapun, bahagia pasti akan ada di depan sana.
[]

2 komentar:

fitri said...

Hai tetangga (sesama di camp maksudnya):-).

Beda deh kalo engineer.. segala ada equationnya ha ha.. Ibu rt kayak aku rada ga mudeng bacanya :-D.

Bhakti said...

Haihai tetangga...beda nasib ajanih kayanya...secara aku masih di wisma gitu lho...hehehehe...
Tau tu mbak, lagi mikir yang aneh2...ternyata bahagia juga ada persamaanya. Kekekekeq...kalo sekarang baca lagi juga rada bingung koq....^_______^