Thursday, October 11, 2007

Happy Ied Mubarak


Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh...
Temans,
Lebaran sebentar lagi...
Bulan Ramadhan tahun ini akan berakhir...
Sedih, takut, senang...campur jadi satu.
Semoga kita kembali ke fitri...
Semoga bulan suci ini menjadi tempaan agar kita menjadi seseorang yang lebih baik untuk 11 bulan yang akan datang dan bulan2 yang akan datang. amiiin...

Bagi yang mudik, Be safe yaaa...^______^
Wassalam...


Tuesday, October 9, 2007

Push the Limit

Dear all,
This morning, I have just got a very important lesson. May be this is good for all of you too, that have partners, in the office, in your family, in the neighbourhood, in friendship. One thing that you might have known before.

"You can push your self, but you can not push someone else"

You know your limit and you know you can push it as far as you want.
But you probably don't know other people's limit, so that you can not push further.
Honor their right to stop when they need to stop.

That is why, we have to be sensitive enough to see their steps. Everything.
We should understand when they are tired and need some private room in time.
We should support when thay are down.
We should offer our help when they are pressurized with some situations.

That is why, we should walk in line with others.
We should be someone with a wide open heart.
Someone that can handle our problem and not showing it to others.
Wake up healthy and fresh every single morning.
Be happy.
Say Hi to others with full-of -smile face.

That is why, difficult to be somone perfect.

I am hurt.
By the lesson that I got.
I feel failed.
To be the most wanted partner.
To be the happy-faces girl.





But there is a light.
A hope.
To be a better someone, a better partner for others.



[]

Monday, October 8, 2007

Ungkapan Hati yang Hilang Tak Tersampaikan

Bukan kata kurangkai indah sarat makna
Bukan rasa ku biar bertumbuh ada
Karna kata tlah sirna menanti lama
Rasa pun sudah bosan berdiam saja
Kanda,
Adakah berjalan sepi sendiri…
Di jalan yang panjang beruas ini.
Karna tlah hilang kata mu dari hari
Hanya dendang rindu temani diri
Biar pergi…
Biar terbang,
Biar hilang dari ingatan.
Karna itu yang ku pinta
Biar diri terbiasa
Karna cintamu tak harusnya ada.
Kanda,
Maka biarlah semua seperti mulanya.
Karna aku pengagummu saja.
[]


*Menerbitkan karya seorang sahabat, dengan izin

Sadjak Radja-Radja

Pesona rampai begitu menawan
Berputar-putar di jantung Kanda
Kubiarkan hati ini tertawan
Sembah kuberi buat Adinda

Entah kenapa gundah kurasa
Mengenang wajah selalu ceria
Entah kenapa debar terasa
Mungkinkah hati tersengat rasa

Inikah wewangianmu yang tercium
Ataukah Achraz Zapota begitu menyengat?
Inikah parasmu yang memikat
Ataukah Balqis menitip dikau?
Inikah pertanda sayang buat seseorang
Ataukah angan yang takkan pulang

Sadjak ini kutulis
Saat langit tiada benderang
Bintang-bintang enggan menari
Bulan lesu menunduk

Entah ini sadjak cinta pujangga?
Ataukah rasa tiada berbalas
Karena jalan panjang beruas
Entah ini sadjak cinta pujangga?
Ataukah malam ingin bicara
Karena sepi tiada terkira

Sadjak ini kutulis karena ku butuh Dinda
Kala langit tiada benderang, Bintang-bintang enggan menari,
Bulan lesu menunduk...

Cukup,
karena sayang selalu untuk Dinda...!!
(sebentang ruang hanya kau dan aku...)

[]


*Menerbitkan karya seorang teman, dengan izin.

Sunday, October 7, 2007

Kau kah Itu?

Kakiku terpasung setia ikuti langkahmu
Hatiku memerah padam karna cintamu
Imamku...
Kau kah itu?

Biar langit kabarkan pada kita
Akan kah terus bersama
Saat mimpi harus berebut dengan hasrat jiwa
Saat cinta berperang dengan ambisi
Akan kah terus bersama?
Karna aku hanya ingin kamu.
Imamku,

Sungguh...
Kau kah itu?
[]